UI Jajaki Kerja Sama Lisensi dengan PT Karsa Abadi Bali (Made Tea) untuk Penguatan Riset dan Ekosistem Pertanian Herbal Lokal

Denpasar, 6 November 2025 – Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi Universitas Indonesia (DIRBT UI) melalui  Tim Divisi Transfer Teknologi (DTT) melakukan penjajakan kerja sama lisensi dengan PT Karsa Abadi Bali, perusahaan pengembang produk teh herbal lokal dengan merek dagang Made Tea. Pertemuan ini dihadiri oleh Made Roni (CEO dan Founder), Erik Cahyanata (Senior Business Development), serta Tim DIRBT UI.

Made Tea dikenal sebagai merek teh premium berbasis bahan alami yang dikembangkan di Bali dengan semangat pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat lokal. Sejak berdiri pada tahun 2017, Made Tea telah berfokus pada pengembangan ekosistem pertanian alami dan berkelanjutan, dengan misi untuk mempelajari dan mengoptimalkan khasiat daun herbal yang ditanam langsung oleh petani lokal, khususnya perempuan.

Dalam diskusi, Made Roni menjelaskan bahwa Made Tea tidak hanya sekadar bisnis, tetapi juga gerakan sosial yang berupaya menciptakan ekosistem pertanian yang sehat dan beretika di Indonesia, terutama di Bali. Melalui pendekatan yang menggabungkan inovasi produk dan tradisi lokal, Made Tea berkomitmen menjaga sistem alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Perusahaan ini juga memberdayakan komunitas adat untuk menanam berbagai jenis tanaman herbal sesuai kondisi alam masing-masing wilayah, dengan jaringan pertanian yang tersebar di Tabanan, Gianyar, dan Ngawi.

Produk Made Tea kini telah merambah pasar internasional dan diekspor ke Amerika Serikat serta Eropa, termasuk Paris, di mana produk ini telah memiliki penggemar tersendiri. Keunggulan Bali dalam keanekaragaman alam dan daya tarik pariwisata turut mendukung upaya pengembangan ekosistem pertanian herbal yang berorientasi global.

Dalam kesempatan tersebut, PT Karsa Abadi Bali menyampaikan ketertarikan untuk menjalin kolaborasi riset dengan Universitas Indonesia, khususnya dalam penyusunan naskah akademik dan publikasi ilmiah yang dapat menjadi dasar ilmiah manfaat produk Made Tea. Selain itu, perusahaan juga tertarik untuk melakukan uji klaim melalui fasilitas riset dan layanan inovasi yang dimiliki DIRBT UI.

Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan pengiriman dokumen Non-Disclosure Agreement (NDA) serta presentasi mengenai layanan riset dan inovasi di DIRBT UI, termasuk pemanfaatan platform UI Solution dan IPIS (Intellectual Property Information System). Selain itu, direncanakan pula kunjungan lanjutan ke Universitas Indonesia oleh perwakilan Made Tea untuk membahas tahapan kerja sama berikutnya.

Melalui kerja sama ini, Universitas Indonesia dan PT Karsa Abadi Bali berkomitmen memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam mengembangkan produk berbasis kekayaan alam lokal yang berkelanjutan, bernilai ilmiah, dan berdaya saing global.