Depok, 3 Februari 2026 – Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi Universitas Indonesia (DIRBT UI) menerima kunjungan dari PT Conbloc Internusa dalam rangka penjajakan potensi kerja sama riset dan pengujian material konstruksi. Pertemuan berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026, di Gedung Science Techno Park Universitas Indonesia (STP UI).
Pertemuan ini membahas peluang sinergi antara dunia akademik dan industri, khususnya dalam bidang riset material bangunan dan pengujian produk konstruksi. Diskusi berlangsung produktif dengan fokus pada kemungkinan pengembangan bersama serta pemanfaatan fasilitas laboratorium dan keahlian riset di lingkungan Universitas Indonesia.
PT Conbloc Internusa merupakan perusahaan pionir dalam produksi dan pengenalan paving block di Indonesia. Sejak berdiri lebih dari lima dekade lalu, perusahaan ini telah menjadi pemimpin di industri konstruksi dan lanskap nasional. Bahkan, istilah “Conbloc” telah melekat di masyarakat sebagai sebutan umum untuk produk paving block, layaknya “Aqua” untuk air mineral. Berpusat di Jakarta Barat, PT Conbloc Internusa memiliki dua pabrik utama yang berlokasi di Cikupa (Tangerang) dan Purwakarta, dengan fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mesin asal Jerman berkapasitas hingga 10.000 m² paving per hari. Selain paving block, Conbloc juga memproduksi U-Ditch, Box Culvert, kanstin, serta material arsitektural seperti pelapis dinding (wall cladding) dan plafon premium.
Dalam pembahasan, PT Conbloc Internusa menyampaikan tantangan utama industri paving di Indonesia, yaitu belum adanya standar baku nasional yang dapat digunakan sebagai acuan dalam menjaga kualitas produk. Standar ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi penguatan branding dan pemasaran, terutama di sektor proyek pemerintah. Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, perusahaan memperkenalkan inovasi produk Flobrick, yakni paving block ramah lingkungan dengan kemampuan menyerap air dan menyalurkannya langsung ke tanah, sehingga membantu mencegah genangan air dan mendukung konsep kota berkelanjutan.
Selain memiliki tim riset dan laboratorium internal, PT Conbloc Internusa juga berencana menjalin kolaborasi riset dan pengujian material dengan Universitas Indonesia sebagai mitra akademik independen. Dalam diskusi, perusahaan menyampaikan ketertarikan terhadap dua bentuk kolaborasi utama, yaitu kemitraan strategis dengan model kolaborasi industri-akademik, serta riset bersama terkait pengembangan dan pengujian produk Flobrick untuk memastikan kualitas dan daya saingnya di pasar nasional maupun internasional.
Direktur DIRBT UI, Chairul Hudaya, menyambut baik inisiatif kerja sama ini. “Universitas Indonesia terus membuka ruang kolaborasi dengan industri untuk memastikan hasil riset dapat diimplementasikan secara nyata. Melalui kerja sama seperti ini, kami ingin menghadirkan solusi berbasis inovasi yang tidak hanya berdampak bagi industri, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak akan melaksanakan pengiriman dokumen Non-Disclosure Agreement (NDA) dan menunggu keputusan lebih lanjut dari manajemen PT Conbloc Internusa terkait bentuk kerja sama yang akan dijalankan.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan sektor industri, sekaligus mendorong terciptanya inovasi material konstruksi yang ramah lingkungan dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan komitmen Universitas Indonesia untuk menghadirkan riset yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.



