Depok, 22 April 2026 — Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi (DIRBT) Universitas Indonesia menggelar seleksi tahap substansi wawancara dalam rangka Program Pendanaan UI Incubate Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 20–21 April 2026 ini diikuti oleh sebanyak 66 startup yang telah lolos tahap administrasi.
Seleksi ini merupakan bagian dari rangkaian program pengembangan inovasi yang berfokus pada skema Inkubasi dan Akselerasi, guna mendorong hasil riset dan inovasi agar dapat diimplementasikan secara nyata di masyarakat maupun industri. Melalui skema ini, peserta tidak hanya mendapatkan pendanaan, tetapi juga pendampingan dalam penguatan model bisnis, validasi produk, hingga kesiapan menuju hilirisasi.
Pada tahap substansi wawancara ini, para peserta mempresentasikan proposal inovasi sekaligus mengikuti sesi tanya jawab mendalam bersama tim reviewer. Proses penilaian difokuskan pada berbagai aspek penting, antara lain tingkat kebaruan inovasi, kesiapan teknologi, potensi hilirisasi, serta dampak yang dihasilkan.
Selain itu, kemampuan tim dalam menyusun model bisnis, strategi implementasi, serta keberlanjutan inovasi juga menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kelayakan proposal. Dengan pendekatan ini, diharapkan inovasi yang terpilih tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap untuk dikembangkan lebih lanjut ke tahap komersialisasi.
Melalui kegiatan ini, DIRBT UI berupaya menjaring startup terbaik yang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui program inkubasi dan akselerasi. Program UI Incubate diharapkan dapat menjadi wadah strategis dalam mempercepat transformasi hasil riset menjadi produk inovatif yang bernilai tambah.
Dengan terselenggaranya seleksi ini, Universitas Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong ekosistem inovasi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung kemandirian teknologi dan peningkatan daya saing nasional.



