Kepala UKK STP UI Resmi Buka Kegiatan Work Bridge 2026 Batch 2

Depok, 31 Juli 2026 – Kepala Unit Kerja Khusus Science Techno Park (UKK STP) Universitas Indonesia, Chairul Hudaya, Ph.D., secara resmi membuka kegiatan Opening and Briefing Work Bridge 2026 Batch 2, program hasil kolaborasi UKK STP UI dengan Korea SMEs and Startups Agency (KOSME) dan Ministry of SMEs and Startups (MSS) Korea. Kegiatan pembukaan ini menjadi awal pelaksanaan program sekaligus memberikan pembekalan kepada seluruh peserta mengenai tujuan, alur pelaksanaan, serta ekspektasi selama mengikuti program.

Program Work Bridge 2026 Batch 2 diikuti oleh 100 peserta, yang terdiri atas 42 peserta dari Universitas Indonesia, meliputi alumni dan mahasiswa tingkat akhir, serta peserta dari berbagai perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Melalui program ini, peserta dipersiapkan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja agar mampu bersaing di dunia kerja internasional, khususnya di Korea Selatan.

Dalam sambutannya, Chairul Hudaya, Ph.D. menekankan pentingnya pengembangan talenta Indonesia yang memiliki daya saing global melalui penguasaan kompetensi, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi kebutuhan industri internasasional. Ia juga mendorong seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan pelatihan secara optimal sebagai bekal dalam membangun karier di masa depan.

Pada sesi briefing, peserta memperoleh penjelasan mengenai rangkaian program, mekanisme pembelajaran, jadwal pelaksanaan, serta ketentuan selama mengikuti pelatihan. Seluruh proses pelatihan akan dilaksanakan secara full online, sehingga peserta diharapkan dapat mengikuti setiap sesi secara aktif melalui platform pembelajaran yang telah ditentukan.

Melalui penyelenggaraan Work Bridge 2026 Batch 2, UKK STP UI terus memperkuat komitmennya dalam menjembatani talenta Indonesia dengan peluang karier global melalui kolaborasi strategis bersama mitra internasional. Program ini diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi di lingkungan kerja internasional.