Akses terhadap energi listrik yang andal dan berkelanjutan hingga kini masih menjadi tantangan besar di wilayah pedesaan, kawasan pertanian terpencil, serta daerah dengan keterbatasan jaringan listrik. Banyak wilayah masih bergantung pada genset berbahan bakar diesel yang tidak hanya menimbulkan biaya operasional tinggi, tetapi juga berdampak buruk terhadap lingkungan akibat emisi karbon serta ketidakstabilan pasokan energi. Kondisi ini berdampak langsung pada produktivitas sektor pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Di sisi lain, Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, khususnya dari sumber angin dan surya. Namun, pemanfaatannya di sektor pertanian dan rural electrification masih belum optimal karena keterbatasan teknologi yang mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan, seperti kecepatan angin yang relatif rendah, keterbatasan infrastruktur, serta kebutuhan energi yang spesifik dan berkelanjutan. Menjawab tantangan tersebut, Jokeen Energy mengembangkan inovasi Smart Renewable Energy Wind Turbines Hybrid sebagai solusi energi terbarukan terintegrasi yang efisien, modular, dan ramah lingkungan.
Jokeen Energy merupakan startup teknologi energi terbarukan asal Indonesia yang berfokus pada pengembangan solusi energi bersih untuk sektor pertanian, pedesaan, serta daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Dengan mengintegrasikan pendekatan rekayasa teknik, sistem digital monitoring, serta model bisnis berbasis dampak sosial, Jokeen Energy berkomitmen menghadirkan sistem energi yang terjangkau, tangguh, dan berkelanjutan. Berbagai produk dan inovasi yang dikembangkan meliputi sistem hybrid renewable energy, pompa air pertanian berbasis energi terbarukan, serta solusi elektrifikasi off-grid dan semi off-grid yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah dengan keterbatasan akses listrik.

Gambar 1: Wind Turbines Hybrid untuk Pertanian dan Pedesaan Berkelanjutan
Inovasi Smart Renewable Energy Wind Turbines Hybrid dikembangkan melalui pendekatan teknis dan lapangan yang terintegrasi. Sistem ini mengombinasikan turbin angin—baik Vertical Axis Wind Turbine (VAWT) maupun Horizontal Axis Wind Turbine (H-Axis) sesuai dengan karakteristik lokasi dengan panel surya serta sistem penyimpanan energi berupa battery storage untuk memastikan kontinuitas pasokan listrik dalam berbagai kondisi cuaca. Sistem ini dilengkapi dengan Smart Energy Management System (EMS) yang mengatur distribusi daya, penyimpanan energi, serta prioritas beban secara cerdas, seperti untuk pompa air pertanian, sistem irigasi, dan penerangan. Seluruh desain disesuaikan dengan kondisi spesifik lokasi melalui pendekatan site-based engineering, serta diuji melalui proses prototyping dan field testing di wilayah pertanian dan rural.
Keunggulan utama inovasi ini terletak pada konsep hybrid dan redundan yang memastikan sistem tetap beroperasi meskipun salah satu sumber energi tidak optimal. Sistem ini juga bersifat smart dan adaptif karena mampu menyesuaikan produksi dan penggunaan energi secara real-time. Selain dirancang untuk kondisi kecepatan angin rendah yang umum di Indonesia, inovasi ini turut berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon dan ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta memiliki desain modular dan scalable yang dapat disesuaikan dengan skala kebutuhan pengguna.

Gambar 2: Pemasangan Smart Renewable Energy Wind Turbines Hybrid untuk Pertanian dan Pedesaan Berkelanjutan
Pengembangan Smart Renewable Energy Wind Turbines Hybrid bertujuan untuk menyediakan solusi energi terbarukan yang andal dan terjangkau bagi sektor pertanian dan pedesaan, mendukung pertanian rendah karbon, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mendorong transisi energi bersih di tingkat komunitas dan UMKM. Ketersediaan energi yang stabil diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani, khususnya dalam mendukung sistem irigasi, pengolahan hasil pertanian, dan aktivitas ekonomi berbasis desa.
Ke depan, Jokeen Energy menargetkan agar inovasi ini dapat diimplementasikan secara luas di berbagai wilayah pertanian dan kawasan rural di Indonesia serta terintegrasi dalam ekosistem Smart Agriculture dan Rural Electrification nasional.
“Kami berharap Smart Renewable Energy Wind Turbines Hybrid dapat menjadi solusi nyata bagi petani dan masyarakat pedesaan dalam mengakses energi yang andal, terjangkau, dan ramah lingkungan. Ke depan, kami ingin inovasi ini tidak hanya digunakan secara luas di sektor pertanian, tetapi juga terintegrasi dalam ekosistem Smart Agriculture dan elektrifikasi pedesaan nasional melalui kolaborasi dengan universitas, pemerintah, dan mitra industri,” ujar Puguh Pambudi, CEO Jokeen Energy.
Dari sisi penguatan ekosistem inovasi, Universitas Indonesia turut berperan dalam mendukung pengembangan Jokeen Energy sebagai startup berbasis riset dan dampak.
“Jokeen Energy merupakan salah satu startup binaan dan inkubasi Universitas Indonesia yang lahir dari semangat inovasi berbasis kebutuhan nyata masyarakat. Inovasi yang dikembangkan menunjukkan potensi kuat dalam mendukung transisi energi bersih di sektor pertanian dan pedesaan. Melalui skema inkubasi dan pendanaan riset serta inovasi berdampak, Universitas Indonesia mendorong agar teknologi seperti ini dapat terus dikembangkan hingga siap diimplementasikan dan dikomersialisasikan secara luas,” ungkap Chairul Hudaya, Ph.D., Direktur Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi Universitas Indonesia.
Ia menegaskan bahwa dukungan pendanaan dan pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen UI dalam mendorong lahirnya startup teknologi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan dan pencapaian target SDGs di Indonesia.
Inovasi ini dikembangkan oleh tim Jokeen Energy yang terdiri dari Puguh Pambudi selaku CEO, Alexa Emeralda Agung sebagai CMO, dan Muhammad Husnir Rahman sebagai COO. Dokumentasi foto inventor utama serta prototipe inovasi dapat disertakan sebagai pelengkap sesuai kebutuhan publikasi.



